Sewu Dino: Review Film Kisah Mistis Santet Seribu Hari

review sewu dino

Sewu Dino, sebuah film horor Indonesia yang di sutradarai oleh Kimo Stamboel. Film yang baru saja tayang pada 19 April 2023 ini sangat seru!

Film yang mengangkat kisah cerita rakyat jawa ini mampu menjadi pusat perhatian para pengguna media sosial tanah air. Sontak kemudian film ini sangat viral dan mejadi pusat perhatian para pengguna media sosial.

Berlatar perseteruan antara dua keluarga terpandang yaitu keluarga Atmojo dan keluarga Kuncoro. Ketika memulai berbisnis kuliner, Keluarga Atmojo mengalami kesuksesan dengan keuntungan yang sangat besar. Melihat hal tersebut, keluarga Kuncoro merasa tidak senang.

Santet 1000 Hari

Berbagai perseteruan dalam film ini menjadi magnet tersendiri. Kuncoro yang sangat cemburu akhirnya menggunakan ilmu hitam dalam bentuk santet untuk mengirimkan kutukan kepada keluarga Atmojo. Meskipun tidak tertuju secara langsung, nyatanya cucu Atmojo bernama Della yang menjadi target pembunuhan.

Santet yang dikirimkan oleh keluarga Kuncoro berupa sosok makhluk jahat bernama Sanggar Turi. Mereka menggambarkan mahkluk jahat ini sebagai wanita tua yang hanya memiliki setengah badan, memiliki wajah menyeramkan dengan gigi yang sangat tajam.

Sanggar Turi telah merasuki Della selama 1000 hari, dan setelah itu, pada hari ke-1000, mereka akan menggunakan nyawa Della sebagai tumbal. Selama dalam pengaruh Sanggar Turi, Della telah membunuh seluruh keluarga Atmojo, termasuk ayah dan ibunya sendiri.

Keluarga Atmojo yang merasa was-was atas keberadaan sanggar Turi meminta bantuan kepada seorang orang pintar bernama Mbah Tamin. Mbah Tamin menyarankan untuk melakukan ritual basusedo yang bertujuan untuk menenangkan amukan Sanggar Turi yang merasuk dalam diri Della.

Ritual Basusedo Dalam Sewu Dino

review film sewu dino

Orang-orang melakukan ritual basusedo setiap hari sampai hari ke-1000. Mereka melaksanakan ritual ini saat senja, sekitar pukul 5 sore hingga sebelum matahari terbenam.

Film Sewu Dino berhasil membangun ketegangan dengan baik dan menghadirkan atmosfer mistis yang kuat. Penampilan Sanggar Turi yang menyeramkan berhasil memicu rasa takut pada penonton.

Selain itu, akting dari para pemain seperti Mikha Tambayong, Karina Suwandi, Rio Dewanto, dan Martinus Olo berhasil memberikan nuansa yang tepat sesuai dengan karakter yang dimainkan.

Namun, di sisi lain, film ini terkesan agak terburu-buru dalam mengembangkan karakter dan plot cerita. Terdapat beberapa adegan yang terasa kurang dijelaskan dan terkesan cepat berlalu.

Selain itu, durasi film yang mencapai 121 menit terasa agak terlalu panjang dan membutuhkan sedikit editing untuk mempercepat ritme cerita.

Secara keseluruhan, film Sewu Dino berhasil membawa penonton pada kisah mistis perseteruan keluarga yang menegangkan. Jangan lupa ikuti terus artikel menarik lainnya hanya di ngulik.co!

One thought on “Sewu Dino: Review Film Kisah Mistis Santet Seribu Hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *