About these ads

Mengenal Alat Musik Daerah Jawa Barat

Wednesday, December 4th 2013. | tradisional

Jawa Barat merupakan daerah yang sangat kental dengan nuansa kesenian. Entah itu kesenian tradisional maupun kontemporer, semua bercampur di negeri tatar sunda ini. Begitupun dengan alat musik yang digunakan. Meskipun hembusan alat musik modern semakin banyak dijumpai di pasaran, namun kepopuleran Alat Musik Daerah Jawa Barat pun tidak kalah dan semakin digiatkan promosinya oleh semua kalangan.

Banyaknya anak muda yang mulai menggemari kesenian daerah Jawa Barat seperti angklung memberi gambaran fositif tentang pelestarian alat musik tradisional tersebut. Tapi tidak bisa dipungkiri juga untuk membuat suatu kesenian tersebut popular di kalangan masyarakat khususnya anak muda perlu seringnya diadakkan semacam pagelaran untuk mementaskan kesenian yang dibalut lengkap dan menarik. Banyaknya pertunjukkan serta pentas kesenian daerah secara lambat laun akan mendongkrak popularitas Alat Musik Daerah Jawa Barat itu sendiri. Bukan cuma itu, munculnya sanggar-sanggar kesenian pun dinilai akan semakin memperkuat promosi secara langsung kepada masyarakat tentang keberagaman Alat Musik Daerah yang semakin dimakan zaman ini. Apa saja alat musik khas Jawa Barat tersebut?

Alat Musik Tradisional Jawa Barat

Angklung

Alat Musik Jawa Barat Angklung

Alat musik yang terbuat dari bambu ini merupakan salah satu alat yang menjadi lambang dan simbol Jawa Barat. Termasuk ke dalam alat musik multitonal, angklung menghasilkan bunyi akibat benturan dengan cara digoyangkan pada badan angklung. Angklung termasuk ke dalam alat musik yang sudah ada sejak zaman dahulu kala. Bahkan beberapa dokumen menyebutkan angklung sudah dimainkan sejak abad ke-16 sebagai alat untuk pengiring lagu yang dimainkan pada musim panen padi di Jawa Barat. Susunan tangga nada yang dimainkan yaitu da-mi-na-ti-la yang merupakan tangga nada untuk musik tradisional di Jawa Barat. Saat ini pun angklung telah disahkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO.

Kacapi

Alat Musik Jawa Barat Kacapi

Kacapi atau di daerah lain disebut juga kecapi, merupakan alat musik utama yang dimainkan dalam tembang sunda cianjuran dan dalam kacapi suling. Kacapi dimainkan dengan cara dipetik. Kacapi terdiri dari beberapa jenis sesuai dengan bentuk dan fungsinya. Diantaranya adalah Kacapi Parahu, yang diberi nama sesuai dengan bentuknya yang menyerupai sebuah perahu. Juga ada Kacapi Siter, yang berbentuk menyerupai trapezium. Untuk fungsinya, Kacapi dibedakan menjadi Kacapi Indung dan Kacapi Rincik atau Kacapi Anak. Diperkirakan Kacapi telah digunakan sejak abad ke 15 Masehi, dimana saat itu digunakan untuk mengiringi pantun Sunda.

Suling

Alat Musik Jawa Barat suling

Alat musik tiup yang satu ini tidak bisa dilepaskan dari kebudayaan masyarakat Sunda di Jawa Barat. Bentuknya yang sederhana dan menghasilkan suara yang lembut seperti menggambarkan identitas budaya masyarakat di Jawa Barat yang terkenal dengan sopan santun dan tata kramanya. Jika saat ini banyak Suling dengan bahan material yang terbuat dari logam hingga plastik, maka Suling Sunda terbuat dari bambu dan memiliki ikatan di ujung bagian peniupnya. Suling juga merupakan alat musik utama yang dimainkan dalam Kacapi Suling, bersama dengan Kacapi.

Karinding

Alat Musik Jawa Barat karinding

Karinding merupakan alat musik tradisional yang berukuran kecil yang sederhana namun menghasilkan bunyi yang sangat khas. Alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara ditepuk pada salah satu sisinya. Karinding terbuat dari bambu atau pelepah kawung yang berukuran sekitar 20 cm x 1 cm. Kata karinding sendiri berasal dari bahasa sunda yaitu Ka yang berarti sumber dan Rinding yang berarti suara. Terdapat tiga bagian utama dalam Karinding, yaitu panenggeul sebagai bagian untuk ditepuk, jarum yang berada di tengah2 Karinding sebagai penghasil suara, dan bagian untuk menggenggam. Beberapa kota yang menjadi sentra pembuat alat musik tradisional Jawa Barat ini diantaranya adalah Tasikmalaya, Garut, Cianjur, hingga Kabupaten Bandung.

Tarawangsa

Alat Musik Jawa Barat tarawangsa

Kata Tarawangsa sebenarnya memiliki dua arti dalam kesenian Sunda. Yang pertama adalah sebuah alat musik tradisional yang menyerupai rebab dan memiliki dua dawai yang terbuat dari kawat yang berbahan besi, dan arti kedua adalah suatu jenis kesenian musik tradisional dari tanah Jawa Barat. Menurut naskah kuno Sunda, kesenian Tarawangsa pada zaman dahulu diperagakan untuk menghormati Dewi Sri Pohaci, atau Dewi Padi untuk merayakan hasil panen yang diperoleh para petani. Tarawangsa dalam arti alat musik merupakan suatu jenis alat yang memiliki dua macam bentuk, dimana yang satu digesek seperti dawai dan yang lainnya dipetik seperti kecapi.

Kendang

Alat Musik Jawa Barat kendang

Secara umum, alat musik Gendang banyak juga dijumpai di daerah lain di Indonesia, hanya musik dan kesenian yang diiringinya lah yang membuat alat musik ini memiliki banyak jenis yang berbeda di setiap daerah. Di Jawa Barat alat musik tradisional ini disebut Kendang. Kendang biasanya digunakan sebagai pengiring dalam berbagai pagelaran kesenian tradisional. Untuk memaikan alat yang dibunyikan dengan cara ditabuh pada sisi kulitnya ini membutuhkan kecakapan dan keahlian yang cukup. Karena meskipun terlihat mudah, Kendang memegang peranan yang cukup penting sebagai pengatur tempo dalam suatu kesatuan musik yang digelar.

Gong

Alat Musik Jawa Barat Gong

Jika dilihat dari tampilan secara sekilas, alat musik yang satu ini mungkin yang paling terlihat mencolok dibanding alat musik tradisional lainnya. Selain karena ukuran yang besar, Gong juga mengeluarkan suara menggema yang khas. Alat musik ini dibunyikan dengan cara dipukul pada salah satu sisinya yang menonjol dengan menggunakan alat berupa batang kayu yang telah dilapisi oleh kain. Gong biasanya digunakan dalam pagelaran musik berskala besar yang menggunakan banyak alat musik tradisional lainnya. Tapi pemakaiannya saat ini juga telah meluas bukan hanya pada pagelaran kesenian dan musik, pada acara-acara formal seperti pembukaan suatu seminar atau event pun sering dijumpai gong yang dipukul sebagai tanda diresmikannya suatu acara atau perjanjian.

Rebab

Alat Musik Jawa Barat rebab

Rebab sebenarnya merupakan salah satu instrumen musik yang berasal dari daerah jazirah Arab dan Timur Tengah. Seiring dengan perkembangan pengaruh Islam yang dibawa masuk ke tanah Sunda melalui pedagang dan para pemuka agama, maka kebudayaan Rebab pun ikut masuk dan diperkenalkan sehingga menyatu dengan kebudayaan di masyarakat sekitar. Seperti halnya Tarawangsa, alat musik tradisional yang satu ini juga dimainkan dengan cara digesek senarnya menggunakan sebuah alat penggesek. Alat musik ini diperkirakan telah ada sejak abad ke 8 Masehi dan hingga kini masih dipergunakan dalan pagelaran kesenian khususnnya di daerah di Jawa Barat.

Demikianlah beberapa macam Alat Musik Daerah Jawa Barat yang digunakan dalam kebudayaan ataupun pada kehidupan sehari-hari. Keberadaan alat musik tradisional ini merupakan warisan budaya yang senantiasa harus kita jaga terus keberadaannya dengan cara melestarikan dan ikut berpartisipasi mengenal kebudayaan itu sendiri, bukan hanya sekedar menjadi penikmat dan sebatas mengetahui jika kesenian tersebut memang ada. Semoga bisa menjadi ulasan yang bermanfaat.

About these ads

tags:

Related For Mengenal Alat Musik Daerah Jawa Barat